5 Cara optimasi internal link pada sebuah Artikel | Mashengki.com 5 Cara optimasi internal link pada sebuah Artikel - Mashengki.com
Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Cara optimasi internal link pada sebuah Artikel

Cara optimasi internal link


Benarkah optimasi internal link bisa menaikkan posisi serp pada sebuah website atau artikel?, kok bisa?

Sama halnya dengan backlink, bedanya cuma backlink ini kalian dapatkan dari website kalian sendiri, belom paham? contoh dasarnya adalah berikut

Pernahkah kalian membaca artikel pada wilkipedia?, cobalah kalian perhatikan jumlah link yang dibuat oleh wilkipedia pada satu artikel, belum lagi ditambah dengan external.

Bisa kita bayangkan betapa banyaknya jumlah internal link pada 1 postingan wilkipedia. Kira-kira hampir 100 link, dan kita bisa bayangkan power yang diberikan oleh link tersebut.

Apasih Internal Link?

Kalian pasti bertanya apasih itu internal link, terus apa pengaruhnya ke SEO sebuah artikel?. Internal link adalah link yang berasal dari website kita sendiri, pernah kah kalian melihat artikel ada tulis "Baca juga: cara merebus air agar matang ", pernakah? melihat hal sejenis itu?

Itu yang dimanakan dengan internal link, dan tujuannya adalah untuk memperlengkap artikel kalian, dan google menyukai artikel yang lengkap serta jelas.

Cara Optimasi Internal Link untuk SEO

Kalian wajib tahu penempatan internal link itu tidak boleh asal-asalan, usahakan membuat internal link yang berhubungan dengan artikel utama kalian, misalnya; gunakan internal link yang satu kategori.

Contohnya artikel kalian membahas tentang otomotif, maka masukkan internal link tentang otomotif, jangan membuat internal link tentang masakan. Sudah jelas hal itu tidak berhubungan.

Biasakan jangan menggunakan Internal Link yang otomatis, itu tidak bagus. Karena internal linknya jadi tidak teratur.

1.Buat Artikel Pilar

Optimasi internal link pada artikel pilar akan lebih mudah lagi dibanding dengan artikel yang ditulis hanya berdasarkan kemauan kita saja, kenapa begitu?. Dikarenakan artikel pilar itu banyak memerlukan artikel pendukung.

Sebagai Contoh ( Ikan Hias ) coba kalian bayangkan, jika kalian membuat artikel tentang ikan hias apa yang terbenak di pikiran kalian?. Tentu jenis ikannya bukan , dan bisa kalian bayangkan berapa banyak jenis ikan hias?

Nah hal tersebut yang akan kita memfaatkan untuk dijadikan sebagai internal link, dengan syarat artikel pendukung harus tetap dijalur artikel utama.

2.Buat Internal Link Sejalur.

Jika kalian melakukan optimasi internal link cobalah untuk membuatnya sejalur, maksudnya gimana?

Contoh Artikel membahas tentang " Jenis Ikan Hias Air Tawar " , maka kalian wajib membuat internal link yang berhubungan dengan ikan hias air tawar. Jangan menggabungkan Jenis Ikan Hias Air Tawar dengan Jenis Ikan Hias air Laut.

Jika kalian membuat internal link yang saling terhubung dengan artikel utama kalian , maka dampaknya akan lebih bagus lagi untuk SEO Artikel kalian, dan akan lebih mudah untuk mendapatkan posisi di google.

3.Rahasia Internal Link.

Saya akan memberikan rahasia dalam optimasi internal link, mungkin diantara kalian masih ada yang belom mengerti cara yang satu ini.

Misalnya, keyword utama kalian adalah " Tips dan Cara Untuk Tidur ", nah tujuan kita sekarang adalah membuat internal link dengan keyword tersebut, dengan tujuan meningkatkan posisi dari artikel tersebut bukan?

Bisanya orang hanya akan menempelkan link urlnya pada keyword tersebut bukan?, Nah untuk memaksimalkannya gunakan link homepage sebagai internal link.

Karena kita menggunakan power DA PA website kita sebagai alat pendorong artikel tersebut. jadi pada satu artikel terdapat dua keyword yang sama dengan link yang berbeda


1.Tips dan Cara Untuk Tidur ---- Masukkan Link Homepage(www.detik.com)

2.Tips dan Cara Untuk Tidur ---- Masukkan Link Artikel.(www.detik.com/cara-untuk-tidur)


Nah jadi bentuk internal link yang ada pada artikel kalian jadi dua jenis, untuk yang pertama itu gunanya untuk mengambil power domain untuk negpush keywod utama tadi.

Sedangkan link yang kedua adalah sebagai artikel yang akan dinaikkan posisi pada pencarian google.

4.Ingat Selalu Keyword Kalian

Jangan pernah membuat internal link pada artikel tanpa memikirkan keyword kalian, dengan kta lain hanya menempelkannya sembarangan dan tanpa memikirkan keyword yang ditargetkan

Contoh Jika kalian ingin melakukan internal link pada sebuah artikel, tentunya kalian wajib tahu apa yang menjadi keyword utama pada artikel tersebut.

Jangan sesekali melakukan internal link dengan asal-asalan, karena nanti akan berpengaruh pada posisi artikel kalian,

Contoh: artikel kalian keyword utamanya adalah " Resep Memasak Bakso" namun kalian melakukan internal link pada keyword "Resep Memasak Nasi Goreng" . Itu sangat tidak bagus untuk seo artikel kalian.

Usahakan buat internal link yang memang sesuai dengan keyword target kalian.

5.Jangan Terlalu Banyak.

Iya saya tahu tadi saya bilang bahwa wilkipedia itu memiliki banyak internal link dalam satu artikel, nah sekarang ini kita mencoba memikirkan tentang user experience. Percuma banyak internal link namun pengunjung jadi kabur.

Kenapa begitu, karena tidak semua orang suka dengan adanya internal link, kok gitu?. Saya juga tidak tahu apa alasannya, namun orang seperti itu pasti ada.

Namun sebagai jaga-jaga saja jangan terlalu berlebihan, berilah jarak antar internal link. Ingat kita menulis untuk manusia bukan robot. Jika website kita hanya dibaca 1-10 detik saja untuk per user yang mampir, ya itu adalah bencana.

Bisa sajah website kita terhempas dari google, dan bahkan bisa di deindex oleh google karena dianggap sebagai spam.

Kesalahan Membuat Internal Link Pemula

Terkadang masih banyak orang yang percaya dengan beberapa mitos-mitos SEO dan diantaranya ada juga tentang internal link.

Saya pernah mendengar perkataan seseorang tentntang internal Link ini, beliau pernah mengatakan bahwa dengan membuat banyak link pada keyword yang kita target akan mendapatkan posisi yang bagus di google.

Maksudnya adalah semua keyword yang kita gunakan di berikan link, entah itu link ke homepage atau entah link kemana. Yang penting dikasih link.

Banyak orang yang salah dengan perkataan ini dan melakukan hal tersebut, dan dampaknya sangat buruk. Jangankan halaman 1 halaman 5-8 ajah gak muncul, terus bagusnya dimana?

Jadi cobalah membuat internal link yang sejalur , satu kategori, yang penting artikel tersebut berhubungan.

Contohnya kalian membuat artikel tentang " Cara Membeli Mobil " buatlah internal LINK seperti :


1.Harga Jual Mobil

2.Showroom Mobil Terlengkap

3.Peralatan Pembersih Mobil.


Itu maksudnya, buatlah satu target dan target kita diatas adalah " Mobil " jadi masukkanlah artikel yang berhubungan dengan mobil, jangan memasukkan link artikel tentang cara mencatok rambut

Karena sudah dapat kita pastikan, orang yang membaca cara membeli mobil tidak mungkin ingin membaca artikel cara mencatok rambut, dan hal tersebut sangat tidak relevan untuk digabungkan

GN 928
GN 928 Hanya seorang penulis yang malas menulis.Artisbiodata

Post a Comment for "5 Cara optimasi internal link pada sebuah Artikel"